Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tulisan

Dinamika dan Realita Konflik Agraria di Indonesia

"Tanah tidak boleh menjadi alat penghisapan! Tanah untuk Tani! Tanah untuk mereka yang betul-betul menggarap tanah!”(Soekarno, “Djalannja Revolusi Kita”, Pidato Kenegaraan 17 Agustus 1960) Tak hanya sebagai negara maritim, Indonesia juga dikenal sebagai negara agraris karena sebagian besar penduduknya bekerja di sektor pertanian. Indonesia pun memiliki banyak sumber daya alam yang sangat penting dalam kacamata hukum karena berkaitan dengan hak kepemilikan, pengolahan atau pemanfaatan tanah. Karena itulah diperlukan sebuah sistem yang mengatur bagaimana masyarakat bisa memanfaatkan tanah dan sumber daya alam dengan sebaik-baiknya, tanpa menyebabkan timbulnya konflik kepentingan di masyarakat serta menjamin kepastian hukum bagi masyarakat. Atas dasar tersebut, Undang-undang No 5 Tahun 1960 diberlakukan. Undang-undang ini secara resmi diberi nama Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria, yang mengatur mengenai te...

Penampilanku adalah hakku, bukan bahan gunjinganmu

Hallo… Apakabar? Semoga selalu baik ya, kali ini aku mau ngebahas masalah yang mungkin aja, kamu pernah ngalamin juga. Jadi baca ini sampai selesai ya. Tampung dulu rasa penasarannya, kuatkan dulu tekad buat memulai baca.  Okeyy selamat membaca! Jadi, beberapa waktu yang lalu aku sempet dikasih challenge nih sama temen aku, dan dia minta aku buat ngebahas kaya dampak psikis seseorang dalam kepercayaan diri ketika penampilan berbusananya dikritik dengan stereotype yang, ya bisa jadi bikin orang itu sakit hati. Hmmm… baiklah, karena aku juga merasa pernah ngalamin juga. Akhirnya aku terima deh tantangannya. Cuma di awal aku mau ngomong aja nih. Best quotes di tulisan ini deh ceritanya. “Penampilan seseorang merupakan bentuk rasa nyaman atas dirinya sendiri,  bukan untuk menyenangkanmu apalagi bahan gunjinganmu.” -Aynay Aggye- Asik gak tu, aggye bisa juga ya bikin ginian wkwkw. Ops. Wadidaw, dah lah kita mulai ...

Menilik Aktivitas Feminisme dalam Haknya

Sebenarnya, gerakan feminisme yang banyak berlangsung di dunia ini, telah menempatkan kembali perempuan dalam semangat emansipasi yang tinggi di mana kaum laki-laki dan perempuan “berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah” yang selama beabad-abad termarjinalkan di setiap aktivitas kehidupan. Gerakan emansipasi ini memberikan inspirasi besar kepada organisasi perempuan di dunia, yang kemudian turut mempengaruhi organisasi perempuan di Indonesia, untuk memperjuangkan hak-hak sosial dan hak politiknya tanpa harus mengurangi peran perempuan sesuai kodratnya. "Gadis yang pikirannya sudah dicerdaskan, pemandangannya sudah diperluas, tidak akan sanggup lagi hidup di dalam dunia nenek moyangnya." Raden Ajeng Kartini. Feminisme bukanlah sekedar sebuah wacana melainkan sebuah idelogi yang hakikatnya perlawanan, anti, dan bebas dari penindasan, dominasi, hegemoni, ketidakadilan, dan kekerasan yang dialami perempuan serta penyetaraan hak perempuan da...

Sistem Kapitalisme dalam Masyarakat Luas

Sejarah Kapitalisme Kapitalisme berasal dari kata capital yang bermakna modal dan isme yang berarti faham. Dengan demikian, kapitalisme adalah suatu faham ekonomi yang mengedepankan modal individu atau pihak swasta yang memiliki modal besar. Kapitalisme adalah sistem ekonomi yang mengorganisasi upaya pengejaran dan pengumpulan kekayaan demi kekayaan itu sendiri untuk mencapai keuntungan sebesar-besarnya dengan modal yang minim. Salah satu tokoh ekonomi, Benjamin Franklin dengan mottonya yang sangat terkenal yaitu "Time Is Money", bahwa manusia hidup untuk bekerja keras dan menumpuk kekayaan. Sistem kapitalisme muncul dan semakin dominan sejak peralihan zaman feodal ke zaman modern. Ciri pokok masyarakat kapitalis ialah sosial-ekonominya kedalam kelas-kelas sosial: Antara kelas pemilik sarana produksi dan kelas tanpa sarana produksi. Sistem kerja diorganisasi melalui sistem perupahan. Golongan tanpa sarana produksi harus menjual satu-satun...

Permasalahan dalam diri People Pleaser

Jika kamu pernah gak bisa nolak permintaan orang lain dan selalu merasa sulit untuk bilang "tidak", "maaf aku ngga bisa", "sorry", "nggak dulu deh", "next time ya", "aku lagi sibuk nih" dan betuk penolakan lainnya meskipun pada saat itu kamu sedang tidak ingin melakukannya. Dan akhirnya kamu terpaksa menuruti permintaan orang tersebut karena merasa tidak enakan jika menolaknya. Kamu selalu berusaha menyenangkan orang-orang di sekitarmu, dan memiliki kecenderungan untuk melakukan apapun agar orang-orang di sekitarmu tidak kecewa terhadapmu. Jika kamu merasa demikian bisa jadi kamu adalah seorang people pleaser.  Untuk menyenangkan mereka kamu akan mengorbankan dirimu sendiri, dan menempatkan kepentinganmu di nomor sekian ratus dari prioritasmu, mengapa demikian? Ya, kare a rasa tidak enakanmu itu yang membuatmu seolah-olah harus selalu menjadikan orang lain sebagai prioritas, sampai-...

Nomophobia : apakah kamu salah satunya?

Hallooo... Jumpa lagi nih kita, kali ini aku bakal ngajak kalian buat berkelana, ya meskipun bukan dalam cerita yang menegangkan seperti kelana-kelana sebelumnyaa hihihi, tapii. Buat kalian nih yang gak bisa berpisah barang semenit dengan ponsel kalian, kalian wajib banget baca ini sih.  Kalian pernah nggak sih denger kata NOMOPHOBIA, Nomophobia itu sebuah singkatan dari “no mobile phone phobia”, yang artinya sindrom ketakutan jika tidak mempunyai atau tidak memiliki akses ke telepon genggam. Nomophobia merupakan fobia yang ditandai dengan ketakutan berlebih jika seseorang kehilangan atau tidak berada dekat dengan smartphone-nya. Orang yang mengalami nomophobia selalu hidup dalam kekhawatiran dan selalu cemas dalam meletakkan atau menyimpan smartphone miliknya, sehingga selalu membawanya kemanapun pergi. Dengan kata lain, rasa takut yang bersifat psikologis saat kehilangan kontak (termasuk ketiadaan) ponsel atau sulit sinyal. Singkatnya, ketakutan patologis...

Merangkul Self-Harm Dengan Tanpa Menghakiminya

Beberapa orang melukai diri sendiri secara rutin, dan beberapa lainnya mungkin hanya sesekali melakukannya. Self-Harm adalah sebuah perbuatan yang menurut sebagian masyarakat masih dianggap tabu untuk dibicarakan. Mengapa demikian? Ya, masyarakat masih beranggapan bahwa self-harm hanya aksi untuk mencari perhatian, atau juga pelaku self-harm ini dianggap tidak tahu rasa bersyukur terhadap hidup. Banyak terjadi demikian, apalagi jika self-harm menceritakan apa yang dia lakukan pasti akan ada saja orang yang bilang  "Makannya kamu jangan negatif think terus."  atau "Ah, masalah gitu doang, lebay banget." hmmm, yaaa tapi tidak sedikit pula masyarakat yang paham dengan hal-hal seperti ini dan mengerti bahwa tindakan ekstrem ini dilakukan karena berbagai alasan. You don't know what goes on in anyone's life but your own. Mereka bukan tidak bersyukur, mereka bersyukur dengan banyak hal dalam hidupnya tapi tidak sedikit pula hal ya...

Nama Saya Hak Asasi Manusia yang Terlupakan di Negara Sendiri

Kekerasan dan Pelanggaran HAM sering terjadi dimana-mana, seperti halnya air hujan yang jatuh dan mengalir, merasuk kedalam kehidupan hingga masyarakat kecil.  Sejatinya manusia memiliki hak yang harus saling dihormati antar manusia yang lain. Dengan begitu Indonesia akan lebih damai karena tidak adanya lagi kasus pelanggaran HAM.  Sejumlah kekerasan terjadi dalam waktu yang hampir beruntun, dan penyelesaiannya pun masih dalam tanda tanya. Dimana satu kekerasan terjadi dan belum ditangani secara tuntas, kemudian muncul lagi kekerasan baru yang semakin menimbun banyaknya aksi kekerasan yang terjadi. Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada diri manusia sebagai mahluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Hak tersebut merupakan anugerah yang wajib di lindungi dan di hargai oleh setiap manusia. Dari sini saja kita dapat menyimpulkan bahwa Gak Asasi Manusia memang harus dihormati dan ditaati oleh semua orang. Hak ini merup...