Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kata

Angan

Senjapun mulai meredup Mentari  bersembunyi dan kembali  pergi Sang bulan tersenyum dengan indahnya  Ditemani bintang disekelilingnya Suasana malam yang menusuk kalbu Mulai terasa hadirnya. Ketika kerinduan ikut menggebu dengan rasa yang enggan menyatu, Bukankah cinta tak selalu sejalan dengan apa yang kita inginkan ketika dua insan berbeda pandangan. Mungkin pula hatinya tak sama, jangan pernah salahkan hatinya karena hatimu tak seirama dengannya biarkan cinta berjalan sewajarnya, jika ditakdirkan kalian akan bersama dengan kerinduan yang akan terbalaskan oleh cinta yang sesungguhnya. Rintik air jatuh membasahi tanpa salam tanpa permisi tanpa berkata tanpa berucap. Namun, dapat dirasakan kehadirannya dapat berimbas pada akhirnya untuk manusia maupun tumbuhan, bahkan hewanpun merasakannya Dentuman hujanpun menggunakan ritme Pelan, Cepat, Sedang, Namun itulah dia. Hujan yang selalu dirindukan, karena siapapu...

Sang Rindu

Ketika jarak telah bermasalah dengan kerinduan Maka, ingin rasanya aku pulang. Sekedar untuk menebar bunga dan memanjatkan do’a didekat tempat peristirahatannya.  Jika bisa ku memohon, akan ku minta supaya rindu ini terbalaskan. Rindu ini terselesaikan. Kemudian ingin ku merealisasikannya, namun apalah daya ku tak mampu melakukannya, dan ku tak bisa melangkahi takdir yang ada. Bolehkan aku menemuimu ayah?, walau hanya melalui mimpi semata. Kita bisa berbicara tanpa penghalang dimensi dan waktu. Ayah, Do’akan aku. Putri kecilmu yang selalu merindukanmu. Mengharapkan kedatanganmu setiap malam. Dan selalu mendo'akanmu disetiap sholatnya, tiada henti kupanjatkan do’a sebagai penyalur kerinduan Terhadapmu.  Ayah, Terimakasih telah mengajarkan aku untuk ikhlas. Mengikhlaskan sosok terbaik dalam hidupku untuk pergi. Semoga suatu saat nanti, aku kembali menemukan sosok dalam diri orang lain...